Tak hanya bernyanyi, Afgan ungkap 3 ciri anak milenial di XSpace

Tak hanya bernyanyi, Afgan ungkap 3 ciri anak milenial di XSpace

Tak hanya bernyanyi, Afgan ungkap 3 ciri anak milenial di XSpace

www.kaixomusic.com - XSpace hari pertama ditutup secara spektakuler dengan penampilan Afgan. Pada gelaran di LOT 8 SCBD, Jakarta selatan ini Afgan membawakan lagunya yang hits seperti Sadis, Love Again, dan lain-lain. Mendengar suaranya yang merdu, panggung langsuh riuh dengan teriakan para fans.

Afgan tetap tampil totalitas walaupun mengaku sedang tidak enak badan. Penonton seolah terbius dengan penampilan cowok berusia 29 tahun ini.

"Seru banget sih, rame!" ujar Afgan saat ditemui seusai tampil. Menurutnya antusiasme penonton terhadap ajang XSpace sangat terlihat dan bisa mengapresiasi. "Crowd-nya memang pecinta seni, kerasa banget antusiasmenya," ucapnya.

Tak hanya penampilan Afgan, XSpace juga menghadirkan beragam musisi hits seperti Andini, Petra Sihombing, Mantra Vultura, Rahmania Astrini, Dekat, dan lain-lain selama tiga hari mulai dari 29-1 Juli 2018. Penonton akan dimanjakan dengan gelaran konser musik hits, instalasi seni yang instagramable, dan berbagai merchandise dari influencer terkenal. Cocok banget deh jadi spot weekend bagi anak milenial yang kreatif!

Afgan ternyata punya definisi tersendiri bagi anak muda milenial yang kreatif dan hits. Seperti apa sih? Yuk simak ulasannya sobat brilio.

1. Mandiri.

foto: brilio.net

Bagi Afgan, anak milenial harus bisa mandiri dan tidak bergantung pada orangtua. "Independen dan nggak melulu bergantung dari orangtuanya," tegasnya. Tak hanya itu, anak milenial harus punya karya walaupun masih dari usia yang masih muda.

 

2. Percaya diri.

foto: brilio.net

Anak milenial harus punya percaya diri yang kuat dalam kesehariannya. "Berani mengutarakan ide-idenya dan bisa mengeksplorasi diri," ucapnya. Dengan percaya diri, kreativitas anak muda akan bisa bikin perubahan yang berarti.

 

3. Bisa meraih kesempatan di dunia digital.

foto: brilio.net

Digital platform bisa jadi pijakan yang kuat bagi anak muda agar karyanya makin terkenal. "Karya-karya kita, pendapat, dan apapun sudah ada tempatnya." Afgan juga mengingatkan agar anak muda tetap bisa beradaptasi dengan perubahan. "Karena sudah banyak berubah sejak saya awal berkarier 10 tahun lalu," ucapnya.